Peringatan HUT ke-108 Kota Mojokerto menjadi momentum bagi Wali Kota Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, untuk mengajak warga melawan kebiasaan “mager” melalui Gerakan Hidup Sehat. Ajakan itu disampaikan saat kegiatan peringatan yang digelar sebagai bagian dari perayaan hari jadi kota.

Dalam kesempatan tersebut, Ika Puspitasari menekankan pentingnya upaya kolektif untuk meningkatkan gaya hidup sehat sebagai antitesis terhadap perilaku tidak aktif yang kerap disebut mager. Dorongan ini menggarisbawahi peran Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam gerakan lokal Kota Mojokerto.
Seruan pada Warga Kota Mojokerto
Wali Kota Ika Puspitasari menyampaikan ajakan langsung kepada masyarakat untuk lebih aktif dan menerapkan pola hidup sehat sehari-hari. Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam peringatan HUT ke-108 Kota Mojokerto.
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
Istilah Gerakan Hidup Sehat digunakan sebagai payung kebijakan yang ditawarkan dalam peringatan tersebut, dengan tujuan menghadapi kebiasaan mager di kalangan warga. Penekanan pada gerakan ini muncul sebagai bagian dari rangkaian pesan publik dalam acara hari jadi kota.
Makna Peringatan bagi Kota
Peringatan HUT ke-108 Kota Mojokerto selain merayakan tonggak sejarah kota juga dimanfaatkan untuk mengampanyekan gaya hidup yang lebih aktif. Seruan dari Wali Kota Ika Puspitasari diharapkan dapat mendorong partisipasi warga dalam menerapkan langkah-langkah sederhana menuju hidup yang lebih sehat.
Pesan yang disampaikan oleh Ning Ita menegaskan bahwa perayaan hari jadi kota dapat menjadi jembatan untuk menyebarkan inisiatif yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara luas.
