Produk bersertifikat halal menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Pembukaan SYIAR 2026 menandai dorongan Pemerintah Kota Kediri untuk memperkuat ekosistem halal. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa hingga saat ini tercatat 26.705 produk telah bersertifikat halal, angka yang menjadi salah satu fokus dalam penyelenggaraan acara tersebut.

Pemerintah kota berharap kegiatan SYIAR 2026 dapat menjadi wadah penguatan rantai nilai produk halal, sekaligus mendorong pelaku usaha lokal agar semakin memprioritaskan sertifikasi sebagai bagian dari pengembangan usaha.
Rekognisi sertifikasi produk
Jumlah 26.705 produk bersertifikat halal yang disebutkan Wali Kota menggambarkan perkembangan sertifikasi halal di wilayah yang dipimpin Vinanda Prameswati. Angka itu disampaikan saat pembukaan SYIAR 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah menegaskan pentingnya kepastian halal bagi konsumen dan pelaku usaha.
Tujuan penyelenggaraan SYIAR 2026
Menurut pernyataan pemerintah kota, SYIAR 2026 dijalankan untuk memperkuat ekosistem halal di daerah. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana koordinasi, sosialisasi, dan dukungan bagi berbagai pihak yang terlibat dalam proses sertifikasi dan pemasaran produk halal.
Dorongan kepada pelaku usaha
Pemerintah Kota Kediri mendorong pelaku usaha agar memanfaatkan momentum SYIAR 2026 untuk meningkatkan akses terhadap layanan sertifikasi dan memperkuat kapasitas produksi sesuai standar halal. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas pasar dan memberikan jaminan kepada konsumen.
Dengan menempatkan penguatan ekosistem halal sebagai bagian dari agenda regional, Pemkot berharap pencapaian sertifikasi tidak hanya menjadi angka, melainkan juga mendorong peningkatan kualitas produk dan keberlanjutan usaha di tingkat lokal.
